Pengertian Bahasa Indonesia Beserta Penyempurnaan Ejaan Bahasa Indonesia

Sebagai warga negara Indonesia, kita semua pastinya tahu bahwa Bahasa Indonesia adalah bahasa resmi negara kita. Tapi sudahkah anda mengetahui bahwa Bahasa Indonesia juga mengalami proses penyempurnaan ejaan? Nah, mari simak pembahasan berikut ya 

Pengertian Bahasa Indonesia

Bahasa Indonesia adalah bahasa yang awalnya berupa saduran dari bahasa melayu yang akhirnya dijadikan sebagai bahasa resmi negara. Apabila dilihat dari segi linguistiknya, sebenarnya bahasa Indonesia terdiri dari campuran beberapa bahasa. Namun mayoritas bahasa ini berasal dari bahasa Melayu Riau.

Dalam  bahasa Indonesia, kita mengenal istilah EYD atau ejaan yang disempurnakan. EYD merupakan ejaan bahasa Indonesia yang telah diakui dan berlaku sejak tahun 1972 sampai dengan 2015. Ejaan ini hadir untuk menggantikan ejaan republic dan ejaan soewandi. Namun keberadaan EYD kini telah digantikan oleh Ejaan Bahasa Indonesia semenjak tahun 2015. Berikut adalah tahapan proses penyempurnaan ejaan bahasa Indonesia:

Proses Penyempurnaan Ejaan Bahasa Indonesia

1. Ejaan van Ophuijsen

Ialah ejaan bahasa melayu yang menggunakan huruf latin. Saat itu ejaan ini pertama kali diperkenalkan oleh Charles van Ophuijsen di tahun 1896 namun baru diakui pemerintah Belanda pada tahun 1901.

2. Ejaan Republik

Ejaan Republik adalah ejaan yang sengaja diciptakan untuk menggantikan serta memperbaiki berbagai macam ejaan sebelumnya. Ejaan republik ini diresmikan perdana pada tanggal 19 Maret 1947.

3. Ejaan Melindo atau Melayu Indonesia

Beberapa tahun  pasca peresmian Ejaan Republik, pemerintah kembali melakukan perubahan struktur ejaan Bahasa Indonesia dan diberi nama Ejaan Melindo. Ejaan Melindo dikenalkan pertama kali pada akhir tahun 1959. Namun hanya sebatas pada eprkenalan tanpa adanya peresmian, mengingat pada tahun itu terjadi berbagai jenis konflik politik.

4. Ejaan Yang Disempurnakan (EYD)

Ialah ejaan yang diresmikan oleh pemerintah sejak tahun 1972. Pada ejaan ini ditemukan banyak perubahan dalam penggunaan huruf, seperti di bawah ini:

Tj → c, misalnya tjutji → cuci

dj → j, misalnya djarak → jarak

j → y, misalnya sajang → sayang

nj → ny, misalnya  njamuk → nyamuk

sj → sy, misalnya  sjarat → syarat

ch → kh, misalnya achir → akhir

Baca Juga : Pengertian Analisa Menurut 10 Para Ahli dan Secara Umum

Ejaan yang Disempurnakan Terbaru

Selain itu, ada beberapa kebijakan baru yang juga ditetapkan dalam EYD sebagai berikut:

  • Huruf f, v, dan z yang merupakan bagian dari unsur serapan bahasa asing diresmikan penggunaannya.
  • Huruf q dan x yang biasanya digunakan untuk bidang ilmu pengetahuan tetap bisa digunakan, misalnya untuk kata furqan, dan xenon.
  • Awalan di dan kata depan di dibedakan cara penulisannya. Apabila berfungsi sebagai kata depan, maka penulisannya dipisahkan oleh spasi, misalnya di rumah. Sedangkan jika berfungsi sebagai awalan tidak dipisahkan spasi, misalnya dibeli.
  • Kata ulang ditulis lengkap dengan cara mengulang penuh unsur katanya. Penggunaan angka dua tidak diperbolehkan lagi untuk menandakan adanya pengulangan.
  • Secara umum aturan tambahan pada EYD meliputi penulisan huruf (huruf kapital miring), penulisan kata, tanda baca, singkatan serta akronim, angka dan lambang bilangan, dan juga penulisan unsur serapan.

Itulah sedikit  tulisan artikel pendidikan singkat tentang Bahasa Indonesia dan Ejaannya. Semoga bermanfaat ya

Incoming search terms:
contoh artikel tentang pelajaran bahasa indonesia (ejaan)oriented penyempurnaan ejaan bhs indonesiapengertian ejaan bahasa indonesia menurut para ahli
Pengertian Bahasa Indonesia Beserta Penyempurnaan Ejaan Bahasa Indonesia | admin | 4.5