Pengertian, Fungsi Wireless Dan Cara Kerjanya Lebih Lengkap

Konsep Wireless || Wireless adalah jaringan tanpa kabel yang memafaatkan udara sebagai media transmisi untuk menghantarkan gelombang elektromagnetik. Wireless sudah ditemukan sejak ilmuwan menemukan radio dan radar yang dioperasikan dnegan menggunakan wireless. Berikut adalah beberapa peralatan elektronik yang menggunakan wireless:

Beberapa model peralatan yang menggunakan wireless diantarannya adalah sebagai berikut :

  • GPRS yang digunakan sebagai navigasiMerupakan alat yang difungsikan untuk memudahkan pengguna lalu lintas baik darat, laut, maupun udara.
  • Telepon selular dan pager (radio panggil)Merupakan layanan alat elektronik yang memudahkan manusia untuk berkomunikasi jarak jauh atau dekat, serta memiliki mobilitas (dapat dibawa ke mana-mana).
  • Telepon Cordless 

    Wireless juga dimandaatkan oleh perusahaan telekomunikasi untuk menciotakan produk telepon cordless yang memungkinkan penggunanya membawanya ke mana-mana.

  • Alat-Alat KomputerAlat- alat komputer yang memanfaatkan teknologi wireless musalnya mouse dan keyboard. Alat tesebut dihubungkan ke CPU tanpa menggunakan konektor USB.
  • Remot KontrolMerupakan alat yang digunakan untuk melakukan kontrol jarak jaug terhadap barang seperti televisi, pager, mobil mainan, AC, dll.
  • Satelit televisiAlat ini akan memberikan layanan untuk siaran yang memudahkan penonton saat memilih saluran yang berbeda-beda.
  • Wireless LANWireless LAN merupakan teknologi hasil pemanfaatan udara sebagai media transmisi yang memberikan kemudahan berupa layanan yang fleksibel dan relibel bagi pengguna komputer.

Kelebihan dan Kekurangan Wireless

Sebagai sebuah teknologi, wireless memiliki beberapa kelebihan diantaranya: pemabngunan jaringan dalam kategori cepat dengan biaya pemeliharaan yang murah, mudah untuk direlokasi dan dikembangkan, infrastruktur dengan dimensi kecil, sumber file bisa dipindahkan tanpa bantuan kabel, praktis dan mudah untuk disetting sehingga cocok digunakan di kantor maupun rumah.

Namun wireless juga memiliki beberapa kekurangan diantaranya keamanan dan krahasiaan data yang tidak terjamin, adanya interfensi gelombang pada radio, bisa terjadi delay atau keterlambatan, biaya peralatan yang besar, produk yang tidak kompatibel, kualitas sinyal yang dipengaruhi oleh cuaca, dan kemungkinan terjadinya penyadapan koneksi lebih besar.

Prinsip Kerja dari Wireless

Prinsip kerja dari wireless ini seperti walky talky dengan transreceiver nya. Pada wireless, transreceiver nya berupa adapter yang berfungsi untuk mendeteksi adanya jaringan wireless di sekitar komputer melalui radio. Selain itu juga melalui tuning yang siap untuk mengubungkan receiver atau penerima untuk mendeteksi sinyal yang masuk. Jika sudah terdeteksi, langkah selanjutnya adalah otentikasi pengguna. Pada tahapan ini, jenis data apapun yang dikirimkan dari komputer atau laptop akan diubah melalui adaptor wireless dari bentuk digital 0s dan 1s menjadi sinyal radio yang berbentuk analog.

Disebutkan oleh para ahli, teknologi wireless akan terus mengalami kemajuan dan perkembangan termasuk dalam perkembangan komunikasi data yang mulai dikembangkan beberapa tahun ini. Onno W. Purbo, seorang ahli menyebutkan bahwa teknologi WLAN 2.4 GHz, 5.8 GHz, 5 GHz mengalami perkembangan pesat terutama karena adanya pembebasan ijin frekuensdi untuk band Industrial, Sciencific, dan Medical (ISM) serta untuk band UNII (Unlicensed Nationan Information Infrastructure) oleh Amerika Serikat.

Umumnya, standar komunikasi data yang sering digunakan adalah jenis IEEE 802.11. IEEE 802.11b dengan kecepatan maksimum sampai 11Mbps, IEEE 802.11a dan IEEE 802.11g dengan kecepatan maksimum 54 Mbps. Untuk melakukan komunikasi data dengan wireless, membutuhkan kombinasi dari beberapa komponen arsitektur interface protocol. IEEE merupakan lembaga yang mempunyai wewenang atas regulasi internasional untuk menetapkan protocol wireless yang terdiri dari arsitektur fisik dan logic.

Fungsi dari Wireless

Wireless memiliki beberapa fungsi yang dijabarkan di bawah ini:

  • Pemakai tidak memiliki batas ruang gerak pada jarak jangkauan dari satu titik pemancar WiFi.
  • Jarak pada sistem WiFi dapat menjangkau sampai area 100 feet atau 30 m radius. Selain itu sistem WiFi dapat diperkuat dengan peralatan khusus misalnya booster yang difungsikan sebagai relay dan mampu menjangkau jarak yang lebih luas.
  • Perangkat wireless sebagai WiFi dapat digunakan dengan mudah dengan biaya oemasangan yang cukup murah
  • Area jangkauan lebih fleksibel karena tidak dibatasi oleh jaringan distribusi, tidak seperti saat menggunakan kabel UTP dan fiber optic.
  • Wireless memberikan kemungkinan untuk LAN yang dapat dipasang tanpa kabel, sehingga bisa mengurangi biaya pemasangan sekaligus perluasan jaringan.
  • Wireless Access Point (WAP) memiliki fungsi untuk mengatur lalu lintas data, sehingga memberikan kemungkinan bagi banyak pelanggan untuk saling tehubung melalui satu jaringan.
  • WAP bisa difungsikan sebagai hub atau switch yang menghubungkan jaringan local dengan wireless.
  • Digunakan untuk mengatur Akses Point agar menjalankan fungsinya sebagai DHCP server.
  • Selain itu WiFi dapat dipasang di area yang bahkan tidak dapat dijangkau oleh pemasangan kabel, yaitu area outdoor.
Incoming search terms:
fungsi wirelesspengertian wirelesswireless adalahkegunaan wirelesscara kerja wirelessfungsi dan cara kerja wirelessfungsi jaringan wirelessfungsi wirelesapa fungsi wirelessfungsi dari wireless
Pengertian, Fungsi Wireless Dan Cara Kerjanya Lebih Lengkap | admin | 4.5