Pengertian Kerjasama dan Contoh-Contoh Kerja sama Dalam Kehidupan Sehari-Hari

Kerjasama dalam Berbagai Bidang Kehidupan – Jika dikatakan mahluk Tuhan, maka sangat luas maksudnya. Namun jika dikatakan manusia, maka hanya satu maksudnya, yakni adalah mahluk Tuhan yang paling sempurna diciptakan. Karena manusia bukan hanya sempurna pada penciptaan namun pada kondisi lainnya. Manusia dengan akal dan juga berbagai kelebihannya butuh interaksi pada yang lain, butuh pertolongan dan butuh hidup bersama dengan yang lain. Semua itu disebut sebagai aktifitas sosial.

Manusa adalah mahluk sosial. Di mana manusia tidak akan bisa hidup sendiri. Manusia butuh orang lain. Makanya manusia harus bisa mencari orang lain demi memenuhi kebutuhannya. Dan salah satu cara memenuhi kebutuhan dalam kehidupannya adalah dengan cara bekerja sama.

Sejarah mencatat, kemerdekaan bangsa Indonesia juga dari hasil kerjasama antar anak bangsa. Di mana, waktu itu, bukan hanya Jawa, namun juga Arab dan seluruh penduduk Indonesia bersatu padu bekerjasama melawan penjajah.

Soekarno bekerjasama dengan Bung Hatta untuk melakukan loby demi loby. Kemudian mereka juga bekerja sama dengan para masyarakat dan pendukung kemerdekan waktu itu, sehingga tertulislah teks kemerdekaan. Setelah Indonesia merdeka, masih terjadi kerjasama antara Soekarno dan para tokoh Indonesia kala itu untuk membentuk Negara Indonesia.

Dan kerja sama dalam menggapai kemerdekaan ini dicatat dalam sejarah bangsa, karena kerja sama tanpa melihat bentuk ras, etnis ataupun agama. Semuanya bersatu padu bekerja sama untuk kemerdekaan bangsa.

A. Pengertian Kerja sama

Dalam KBBI, kerja adalah sebuah tindakan  atau kegiatan yang dilakukan untuk mencapai keuntungan tertentu. Sehingga kerja sama adalah sebuah aktifitas yang dilakukan oleh dua orang atau lebih untuk mencapai keuntungan bersama.

Dengan begitu kerja sama adalah sebuah tindakan antara dua orang atau lebih. Dan itu berlaku dalam semua hal, baik dalam lingkup keseharian, bisnis ataupun yang berkaitan dengannya.

Kerja sama juga menjadi ilham bagi pemerintah untuk memulai pembangunan nasional dalam segala bidang. Di mana kerja sama antara pemerintah dengan rakyat diartikan sebagai bentuk kerja sama kebangsaan.

Jerit para pahlawan dan juga derita mereka, menjadikan inspirasi bahwa peradaban harus selalu diisi dengan kebaikan. Pemerintah dalam melakukan pembangunan nasional adalah hasil sadar seluruh rakyat Indonesia untuk mewujudkan Negara dan tata pemerintahan yang lebih baik.

Dan kerja sama tersebut tertuang dalam UUD Negara Republik Indonesia tahun 1945 dalam alinea keempat, yang berbunyi:

  1. Melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia
  2. Memajukan kesejahteraan umum
  3. Mencerdaskan anak bangsa
  4. Ikut serta dalam melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi, dan keadilan social

Kerja sama dalam masyarakat sering diartikan dengan gotong royong dan disebut dengan bahasa atau istilah berbeda dalam setiap daerah asalnya. Maka dari itu, kerja sama adalah sebuah inti dalam pembanunan masyarakat bermoral dan sadar akan keberadaannya sebagai mahluk social di atas muka bumi ini.

B. Contoh kerja sama dalam masyakat dan jenis-jenisnya

Dalam masyarakat Indonesia dalam artian secara luas, tersebar istilah tersendiri mengenai kerja sama. Mulai dari Sabang sampai Merauke, pada tataran masyarakat umum kerja sama memiliki sebutan berbeda-beda.

Pada masyarakat kerja sama umumnya dilandasi semangat kebersamaan. Contohnya kerja sama di masyarakat yang dilandasai kebersamaan adalah Manunggal Sakato di daerah Sumatra Barat. Sikaroban di Palembang, Gugur Gunung di daerah Jawa, Mapalus di Minahasa, Subak di Bali.

Semua itu menunjukkan bahwa kerja sama di masyarakat sudah menjadi simpul yang tidak bisa dipisahkan dan menjadi inti dari tergeraknya perabadan manusia yang ada di Indonesia maupun di daerah lain. Gotong royong atau kerja sama yang ada di masyarakat memiliki ciri-ciri sebagai berikut,

  1. Kesadaran akan hidup bermasyarakat tidak akan tercipta tanpa adanya tolong menolong
  2. Manusia hanya bisa hidup secara wajar jika manusia sadar bahwa mereka harus saling membantu satu sama lain dan menyadari bahwa kerja sama adalah bentuk atau upaya inti terwujudnya masyarakat yang ideal

Dalam kehidupan terdapat banyak macam-macam kerja sama. Yang lazin dikenal adalah:

1. Kerja sama antar ummat beragama

Tertuang dalam UUD 1945. pasal 29 ayat (2) UUD Negara Republik Indonesia Tahun 1945 berbunyi, “Negara menjamin kemerdekaan penduduk untuk memeluk agamanya masing-masing dan beribadat menurut agama dan kepercayaannya itu.”

Dalam ketentuan tersebut terkandung pengertian bahwa setiap warga Indonesia dijamin keyakinannya dan juga dijamin aktifitas ibadahnya menurut keyakinan dan kepercayaan masing-masing.

Kerja sama dalam hal antar ummat beragama dijalankan dalam rangka menciptakan stabilitas dan kemanan nasional, dan bukan dalam perkara agama atau keyakinan. Hal ini dikarenakan tidak bisa memaksakan keyakinan dan pentingnya sikap teleransi antar ummat beragama. Dengan mengembangkan sikap toleransi, tanpa harus mengurusi dan mengusik keyakinan agama lain, maka akan tercipta harmonisasi antar ummat beragama. Kerja sama tersebut ditandai dengan:

  1. Saling menghormati ummat seagama dan beda agama
  2. Menghormati lembaga keagamaan yang segama dan beda agama
  3. Menghormati hak dan kewajiba antar ummat beragama

Dengan adanya semua itu, dan juga pasal dalam UUD, maka setip warga Indonesia berhak mendapatkan perlindungan dari Negara terkait agam yang dianutnya.

Dalam mengembangkan sikap kerja sama di berbagai bidang kehidupan masyarakat, maka setiap warga Negara harus menghindari sikap tidak terpuji, yaitu:

  1. Fanatic sempit, yaitu merasa dirinya paling benar
  2. Individualias atau mementingkan kepentingan sendiri saja
  3. Ekslusivisme yaitu memisahkan diri dari masyarakat dan menganggap dirinya beda dengan masyarakat secara umum, sehingga muncul jurang pemisah yang dibuat sendiri

Semua itu akan memperlambat pengembangan stabilitas dan juga pengembangan kerja sama dalam berbagai bidang di masyarakat luas.

2. Kerja sama bidang kehidupan pertahanan dan kemanan Negara

Di atur dalam undang-undang, dalam pasal 30 ayat (1) UUD 1945 disebutkan, “ Tiap warga Negara berhak dan wajib iktu serta dalam usaha pertahanan dan keamanan Negara.” Selain itu diatur juga dalam pasal 27 ayat (2) UUD 1945, “Setiap warga Negara berhak dan wajib atas upaya pembelaan Negara.”

Setiap warga Negara yang sudah berumur minimal 17 tahun wajib melakukan dan menjalankan upaya bela Negara. Mewujudkan pertahanan dan kemanan nasional. Adapun bela Negara adalah sikap mental yang harus dimiliki seorang warga Negara atau kelompok untuk ikut serta dalam aksi melindungi dan mempertahankan keberadaaan bangsa dan Negara.

Kerja sama bentuk ini disebut dengan kerja sama pertahanan, sebab tujuannya adalah untuk mempertahankan Negara dari serangan atau rongrongan keamanan yang bisa membahayakan Negara.

Bela Negara adlaah sikap, tekad dan juga perilaku wajib setiap warga Negara yang menunjukkan kecintaan pada Negara disadari untuk pembangunan dan juga pertahanan system pertahanan dengan 5 nilai dasar aksi bela Negara, yaitu:

  1. Cinta tanah air
  2. Kesadaran berbangsa dan bernegara
  3. Keyakinan pancasila sebagai falasafah dan ideology Negara
  4. Rela berkorban untuk Negara; dan
  5. Memiliki kemampuan awal bela Negara fisik maupun non fisik

Meski kewajiban bela Negara wajib dijalankan oleh setiap warga Negara baik sipil maupun non sipil, namun kewajiba utama dan pertama bela Negara adalah pada aparatur Negara baik TNI maupun Polri.

3. Kerja sama dalam bidang kehidupan dan ekonomi

Pada pasal 23A UUD 1945, disebutkan, “Pajak dan pungutan lain yang bersifat memaksa diatur dalam Undang-undang.” “Pajak digunakan oleh negara untuk membiayai pembangunan nasional.”

Pembangunan nasional yang dilakukan untuk kesejahteraan rakyat diambil dari uang rakyat yang berasal dari pajak. Kemudian pada pasar 33 ayat 1 UUD 1945 menyatakan, “ Ekonomi disusun sebagai usaha berdasarkan asas kekeluargaan.”

Hal ini jelas menunjukkan bahwa ekonomi kecil maupun besar yang dicanangkan pemerintah seharusnya bersifat demokratis dan demi mensejahterakan rakyat. Karena uang yang digunakan adalah milik rakyat.

4. Kerja sama dalam bidang kehidupan dan social politik

Landasannya adalah kehidupan dalam sila ke empat yang berbunyi, “Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat dan kebijaksanaan dalam permusyawartan atau perwakilan.”

Sebuah perilaku politik atau kehidupan sebaiknya didasari dari nilai hikmat, kebijaksanaan, permusyawaratan. Hal itu demi tercapainya sebuah gotong royong atau kerja sama inti dalam membangun peradaban manusia yang berdasarkan landasan kepentingan bersama.

Incoming search terms:
contoh kerja samacontoh kerjasama4 makna kerjasama dalam masyarakatkerjasama dalam berbagai bidang kehidupanmakna kerjasama dalam masyarakatcontoh kerjasama dalam bidang kehidupan sosial politikcontoh perilaku kerjasamasebutkan 4 makna kerjasama dalam masyarakatbentuk kerja sama dalam kehidupan sosial politik dan ekonomicontoh kerjasama dalam bidang kehidupan ekonomi
Pengertian Kerjasama dan Contoh-Contoh Kerja sama Dalam Kehidupan Sehari-Hari | admin | 4.5