Pengertian Lengkap Kalimat dan Jenis-Jenisnya

Definisi kalimat dan jenis-jenisnya – Setiap manusia yang dapat membaca, menulis, berbicara, dan mendengar pasti tidak asing dengan istilah kalimat. Secara sederhana, kalimat dapat diartikan sebagai segala sesuatu yang diekspresikan melalui icapan mulut atau ungkapan tulisan. Meskipun kedengarannya sederhana, tapi sudahkah kita memahami makna sebenarnya dari kalimat? Jika belum, mari luangkan waktu untuk membaca postingan di bawah ini ya!

A. Pengertian Singkat Kalimat

Kalimat merupakan gabungan dari kara yang tersusun dengan pola tertentu dan memiliki makna di dalamnya. Secara singkat, kalimat harus tersusun minimal dari dua kata yang terdiri dari subjek dan predikat. Seorang ahli bernama Susiolo menyatakan bahwa sebuah frasa dapat diklasifikasikan menjadi kalimat apabila memenuhi ciri sebagai berikut:

  • Memiliki makna,
  • Disusun dengan mengikuti aturan pola tertentu,
  • Dapat berdiri sendiri, artinya tidak bergantung dengan keberadaan kalimat lain,
  • Memiliki jeda, dan
  • Diakhiri dengan tanda baca yang berintonasi.

Baca Juga :

B. Jenis-jenis Kalimat

Kalimat memiliki macam-macam yang diklasifikasikan berdasarkan beberapa aspek seperti dibawah ini:

1. Kalimat berdasarkan penucapannya

Kalimat berdasarkan penucapannya, jenis kalimat ini kemudian dibagi lagi menjadi dua jenis yakni:

  • Kalimat langsung adalah kalimat yang diucapkan atau dituliskan langsung oleh seseorang, sehingga dalam penulisannya harus ditambahi dengan tanda kutip atau petik dua di pembuka dan penutup kalimat. Misalnya: Ibu berkata, “Kamu harus rajin belajar, Nak.”
  • Kalimat tidak langsung adalah kalimat kutipan atau saduran kembali atas teori atau ucapan orang lain. Kalimat ini bisa ditulis dengan cara mengubah kalimat langsung menjadi tidak langsung yang diubah melalui penggunaan kata ganti orang dan biasanya diikuti oleh kata “bahwa”. Misalnya: Ibu berkata kepadaku bahwa aku harus rajin belajar.

2. Kalimat berdasarkan jumlah frasa

Kalimat berdasarkan jumlah frasa, jenis kalimat ini dibagi menjadi beberapa bagian seperti di bawah ini:

  • Kalimat tunggal adalah kalimat yang terdiri dari subjek dan predikat dengan satu pola saja. Misalnya: Ibu sedang memasak.
  • Kalimat majemuk setara adalah kalimat yang terdiri dari beberapa kalimat dasaar dengan kedudukan yang sama. Biasanya kalimat ini tersusun dari beberapa kalimat tunggal. Kalimat ini membutuhkan kata penghubung untuk menggabungkan kalimatnya. Berikut adalah kata penghubung yang biasa digunakan:
Tipe atau Jenis Kata Penghubung Contoh Kalimat
Penggabungan Dan Aku dan ibu sedang memasak untuk sarapan keluarga.
Penegasan Bahkan Aku memang menolaknya bahkan ibu juga menolaknya.
Pilihan Atau Apakah sebaiknya aku bepergian pagi atau sore?
Kontradiksi Sedangkan, meskipun, walaupun, dll Madun pergi ke pasar sedangkan Noel pergi ke bengkel.
Kronologi waktu Kemudian, selanjutnya, lalu, lantas, dll Pertama kupas kulitnya, lalu cuci hingga bersih.

3. Kalimat majemuk bertingkat

Kalimat majemuk bertingkat adalah kalimat yang tersusun dari beberapa kalimat tunggal dengan kedudukan yang berbeda. Di dalam kalimat ini terdapat kalimat yang berfungsi sebagai induk dan anak kalimat. Berdasarkan kata penghubungnya, kalimat majemuk meliputi 10 tingkatan seperti penjabaran di bawah ini:

Jenis Kata Penghubung Contoh Kalimat
syarat Kalau, jika, andaikata, asalkan, manakala, apabila, dll Aku akan bergabung dengan tim jika Ana dijadikan sebagai ketua tim.
tujuan Biar, agar, supaya, dll Jangan lupa belajar agar mendapatkan hasil yang maksimal.
perlawanan walaupun, kendati(pun), biarpun, meskipun, dll Ia sengaja mengalah walaupun ia bisa saja menang jika mencoba melawan.
penyebaban Oleh sebab itu, sebab, karena, oleh karena itu Aku bahagia karena kehadirannya di sisiku.
pengakibatan maka, sehingga Hujan deras tempo itu tampaknya membawa dampak besar, sehingga banyak jalan yang semakin rusak akibat lubang.
cara dengan,  tanpa Aku berhasil mendaftar di Universitas impian dengan bantuan motivasi dari keluarga.
alat dengan,  tanpa Aku membuat baju ini tanpa bantuan mesin, hanya dengan jahitan tangan saja.
perbandingan seperti, bagaikan, alih-alih Ia cantik persis seperti ibunya.
penjelasan Bahwa Ia menjelaskan bahwa ada dua teori yang ia gunakan untuk karya ilmiahnya.
kenyataan Padahal Ia terlihat murung padahal baru saja ia mendapat kabar lolos tes interview.

4. Kalimat majemuk campuran

Kalimat majemuk campuran adalah kalimat yang terdiri dari kalimat majemuk setara dan bertingkat. Sekurang-kurangnya kalimat majemuk campuran tersusun dari 3 kalimat. Contohnya: Ani bermain dengan Ica (kalimat 1). Rina mengerjakan tugas di teras (kalimat 2). Ketika aku mengunjungi rumahnya (kalimat 3). Maka jika digabung menjadi kalimat Ketika aku mengunjungi rumahnya, Rina sedang mengerjakan tugas di teras, sementara Ani bermain dengan Ica.

C. Klasifikasi kalimat berdasarkan fungsinya

Kalimat berdasarkan fungsinya terdiri dari beberapa jenis yaitu:

  • Kalimat pernyataan yakni kalimat yang difungsikan untuk menyatakan sebuah maksud.
  • Kalimat berita yaitu kalimat yang dipakai untuk bercerita kepada orang lain.
  • Kalimat perintah yaitu kalimat yang dipakai untuk memberikan perintah kepada orang lain.
  • Kalimat tanya yaiut kalimat yang dipakai untuk bertanya kepada orang lain.

Jadi bagaiamana? Sudah paham dengan pengertian dan jenis-jenis kalimat kan> Semoga bermanfaat ya artikel pendidikan singkat kali ini

Incoming search terms:
aristorrasi dan jenis jenisnyakalimat dan jenis jenisnyakalimat dan jenisnyamakna kalimat luangkan waktupengertian kalimat dan jenis-jenisnyarangkuman lengkap tentang kalimat
Pengertian Lengkap Kalimat dan Jenis-Jenisnya | admin | 4.5