Pengertian Lengkap Koloid : Apa itu Koloid ?..

Apa Itu Koloid? Koloid, apakah masih terdengar asing? Apakah pembaca sedang kebingungan mencari referensi untuk mengerjakan tugas tentang Koloid? Apakah pembaca sedang mencari pembahasan tetnang koloid yang mudah dipahami? Yuk simak pembahasan tentang koloid di artikel ini ya

Jadi, Apa itu Koloid?

Koloid ialah kondisi yang menggambarkan tentang 2 jenis bahan/zat yang mempunyai sifat berbeda antara satu dengan lainnya. Biasanya, campuran koloid ini ditemukan di antara campuran suspensi dan larutan, tapi tidak dapat digolongkan menjadi bagian dari dua macam campuran tersebut. Beberapa ahli mendefinsikan koloid sebagai keadaan material tertentu yang memiliki ukran diantara larutan dan suspensi, namun bukan bagian dari keduanya.

Jika diteliti lebih lanjut, larutan, suspensi, dan koloid memiliki perbedaan di dalam kondisi campurannya. Jika larutan adalah keadaan tercampurnya dua jenis zat secara sempurna, maka suspensi adalah kondisi di mana 2 zat tersebut tidak bisa tercampur. Sedangkan koloid berada pada kondisi di antara larutan dan suspensi. Koloid menggambarkan kedua jenis zat yang seolah-oleh tercampur dengan sempurna, padahal kondisi pencampurannya tidak sesempurna larutan, namun juga tidak dapat diartikan bahwa itu tidak tercampur sama sekali seperi suspensi.

Lalu Bagaimana Sifat Koloid?

Sama halnya dengan jenis proses kimia lainnya, koloid juga memiliki beberapa sifat diantaranya sebagai berikut:

1. Sifat Adsorpsi

Yakni karakteristik yang diakibatkan adanya gaya Van Der Waals pada bagian permukaan partikel yang dapat mengakibatkan atom dari zat lainnya tertarik. Hal ini mengakibatkan padatan yang bersifat adsorben (berkemampuan menyerap) akan terserap oleh koloid karena luasnya permukaan yang dimiliki koloid dibandingkan dengan padatannya. Sifat ini dapat dimanfaatkan untuk proses pemutihan gula tebu.

2. Sifat Optik

Sifat optik berhubungan dengan penglihatan yang dipicu oleh cahaya dan disebut dengan efek tyndall. Efek tyndall ialah efek yang mengakibatkan adanya penghamburan cahaya ke smua arah. Apabila cahaya ditujukan kepada koloid, maka cahaya tersebut akan saling berhamburan dan tidak menembus. Efek inilah yang menjadi salah satu faktor paling utama untuk membedakan larutan dengan koloid. Hal ini dikarenan larutan dapat ditembus oleh cahaya dengan baik, sedangkan koloid tidak dapat ditembus dengan baik oleh cahaya dan membuat cahaya tampak menghambur atau menyebar. Sifat ini biasanya dimanfaatkan pada sistem kerja pencahayaan bioskop, dengan cara membuat kap lampu dari koloid agar dapat menghamburkan cahaya dengan baik.

3. Sifat Kinetik

Sifat kinetik terdiri dari 2 jenis gerakan yakni gerakan karena gaya gravitasi dan gerakan termal. Partikel dari koloid yang terus bergerakseperti gerakan zigzag atau patah-patah biasa disebut dengan istilah gerak brown.  Gerak brown berarti adanya kandungan partikel yang berwujud seperti bitnik berkilau dan bergeka ke segala penjuru secara acak akibat adanya benturan atau tabrakan antar partikel di dalam koloid.

4. Sifat Fisika

Sifat ini akan berbeda sesuai dengan jenis koloidnya. Apabila koloid hidrofob bersifat rapatan, permukaan, viskositas, dan tegangannya hampir dikatakan sama dengan medium pendispersi, maka koloid hidrofil tidak seperti itu. Koloid hidrofil terbentuk akibat hidrasi, oleh karenanya semua sifat fisikanya akan jauh berbeda dengan mediumnya.

5. Sifat Listrik

Yaitu sifat adanya ion atau penyerapan dari muatan. Jika pertikel koloid yang memiliki muatan diletakkan pada area dengan muatan listrik, maka partikel tersebut akan bergerak menuju arah elektroda sesuai dengan muatannya. Hal ini disebut dengan elektroforesis. Sifat ini bisa digunakan untuk mengidentifikasi DNA dari pelaku dan korban kejahatan.

6. Sifat Koagulasi

Koagulasi ialah penggumpaln pada koloid yang mengakibatkan hilangnya kestabilan sistem koloid. Hal ini dipengaruhi oleh adanya perubahan suhu, pencampuran elektolit, serta elektrofiresis yang sudah berlangsung lama. Adapun contoh dari koagulasi yaitu proses perebusan telur mentah ke dalam air, pendinginan kue agar-agar yang baru saja masak, serta penjernihan air sungai.

7. Sifat Pelindung

Yakni sistem koloid yang akan digabungkan atau ditambahkan dengan koloid lain untuk menghasilkan koloid yang stabil. Misalnya penambahan gelatin ke dalam es krim untuk menghasilkan es krim yang lembut.

Apa Saja Jenis Koloid?

Berdasarkan dengan fase zat terdispersi, sistem koloid diklasifikasikan menjadi 3 bagian yakni sebagai berikut:

  • Sol yaitu terjadinya fase terdipersi yang padat.
  • Emulsi yaitu terjadinya fase terdipersi yang cair.
  • Buih yaitu terjadinya fase terdipersi yang gas.

Tabel Jenis – jenis koloid

No Fase Terdispersi Fase Pendispersi Nama Contoh
1. Padat Gas Aerosol Asam (smoke), debu di udara
2. Padat Cair Sol Sol emas, sol belerang, tinta, cat
3. Padat Padat Sol padat Gelas berwarna, intan hitam
4. Cair Gas Aerosol Kabut (fog) dan awan
5. Cair Cair Emulsi Susu, santan, minyak ikan
6. Cair Padat Emulsi padat Jeli, mutiara
7. Gas Cair Buih Buih sabun, krim kocok
8. Gas Padat Buih padat Karet busa, batu apung, stirofoam

Kira-Kira Koloid Bisa Dimanfaatkan untuk Apa Saja Ya?

Koloid ini sering digunakan di dunia industry karena sifatnya yang tidak melarutkan semua campuran secara homogen, tidak gampang rusak, serta keadaannya yang relative stabil. Berikut adalah industry yang memanfaatkan koloid:

  • Industry kosmetik, biasanya dengan menggunakan jenis emulsi dan buih yang diwujudkan untuk produk foundation, shampoo, pembersih untuk wajah, deodorant, serta pelembab untuk tubuh.
  • Industri tekstil biasanya digunakan untuk membuat pewarna tekstil dalam bentuk sol, gunanya untuk membuat warna dapat terserap dengan baik.
  • Industri farmasi, digunakan untuk membuat obat-obatan yang berbentuk sol.
  • Industri sabun digunakan dalam bentuk emulsi kotoran dan air yang membuat pakaian tampak bersih.
  • Industri makanan dan minuman seperti pembuatan kecap, saus, susu, mayonnaise,serta mentega yang terbuat dari koloid.

Baca Juga : 

Sekian pembahasan dari koloid kali ini. Terimakasih sudah berkunjug ke website ini seputar artikel pendidikan singkat ini. Semoga bermanfaat ya

Incoming search terms:
apa itu koloid
Pengertian Lengkap Koloid : Apa itu Koloid ?.. | admin | 4.5