Pengertian Lengkap Penduduk dan Warga Negara

Terbentuknya negara yang makmur merupakan cita-cita dari semua bangsa dan negara, kemudian apa yang melatar belakangi itu semua ialah dari warga negara itu sendiri dan para penduduk dalam negera tersebut. Untuk anda ketahui bahwa penduduk dan warga negera memiliki pengertian yang berbeda tetapi ia memiliki arti yang hampir sama, berikut ini kami paparkan pengertin-pengertian tersebut.

Pengertian Penduduk

Penduduk ialah orang-orang yang menempati dan tinggal dalam wilayah tertentu dalam suatu negara. Ada juga ia yang bukan penduduk, berarti orang tersebut hanya sekedar singgah dalam wilayah tersebut dan tidak menetap pada wilayah itu. Kependudukan di Indonesia juga diatur dalam undang-udang, tepatnya pada pasal 6 dan 26 UUD 1945.

Yang membedakan antara penduduk dan bukan penduduk adalah batas waktu tinggal di tempat tersebut, secara bahwa kita sebagai penduduk Indonesia kemudian pergi keluar negeri dengan menggunakan VISA maka kita dikatakan penduduk Indonesia tetapi bukan penduduk dari negera yang anda kunjungi.

Intinya bahwa penduduk merupakan orang yang bertempat tinggal dalam sebuah negera dan memiliki sebuah kartu penduduk, dimana semuanya disahkan oleh negera tersebut.

Kebijakan Kependudukan di Indonesia

Kebijakan kependudukan di Indonesia ialah salah satu upaya pemerintah dengan tujuan untuk mengatur pengendalian jumlah pertumbuhan penduduk. Dan untuk mengatasi itu semua pemerintah mencanangkan berbagai program seperti keluarga berencana, dua anak cukup, dan pembatasan usia kawin. Hal itu agar tidak terjadi ledakan penduduk pada seuatu wilayah tertentu, jika itu terjadi maka akan banyak sekali persaingan-persaingan yang harus dihadapi bahkan bisa banyak kemiskinan karena tidak adanya lapangan kerja yang cukup.

Ciri-Ciri Penduduk

  1. Menempati sebuah wilayah dalam negara.
  2. Memiliki identitas yang jelas. (KTP)
  3. Menetap dalam negera.
  4. Diperbolehkan ikut serta dalam pembangunan otonomi dearah.
  5. Lahir dan diakui negara tersebut.

Pengertian Warga Negara

Warga Negera merupakan penduduk yang menempati sebuah negara, merupakan anggota, dan diakui oleh negera sebagai warganya. Warga negera pada umumnya bersifat global atau international dimana mereka juga dapat ikut serta dalam membangun dan memakmurakan negara yang di tinggalinya. Keikut sertaan itulah yang menjadi ciri khusus dari warga negara, maka dari itu sebagai warga negara anda juga paput untuk berpartisipasi dalam kegiatan politik.

Kemudian negera memiliki berbagai wewenang untuk menentukan negera sesuai dengan asas-asas yang dianut. Asas-asas itulah yang menjadi prinsip dan pedoman dalam menentukan kewarganegaraan pada negara itu. Perbedaan asas-asas pada setiap negera juga di sebabkan dari berbagai latar belakang seperti cita-cita masa depan, letak negara, dan kondisi perkembangan pada negera tersebut.

Berikut adalah asas kewarganegaraan yang berlaku di Indonesia & beberapa negara di dunia yang harus kita ketahui.

1. Asas Kewarganegaraan : Ius Soli dan Ius Sanguinis

  • Asas Ius Soli merupakan asas kewarganegaraan seseorang ditentukan berdasarkan Negara ataupun daerah dimana seorang tersebut di lahirkan. Sebagai contoh ketika ada 1 orang yang lahir di Indonesia, maka secara otomatis ia akan memiliki warga negara Indonesia. Walaupun disisi lain ia memiliki orang tua dengan warga negara asing seperti Malaysia atau Australia.  Ada beberapa negara yang menganut paham asas Ius Soli seperti Mesir , Amerika Serikat dan Inggris.
  • Asas Ius Sanguinis mengatur kewarganegaran berdasarkan hubungan darah atau tali keturunan dari orang tuanya. Jadi sebagai orang tua ia bisa menentukan kewarganegaraan anaknya sendiri tanpa perlu memberlakukan Asas Ius Soli yang menentukan kewarganegaraan berdasarkan tempat ia dilahirkan. Sebagai contoh orang tua anda melahirkan anda di Indonesia dan orang tua anda berwarganegara Thailand, maka anda akan tetap berstatus warga negara thailand.

2. Asas kewarganegaraan Bipatride dan Apatride

Pengertian Apatride dan Bipatride adalah terdapatnya perbedaan ketika menentukan status kewarganegaraan di beberaa negara di dunia, baik itu negara yang meberlakukan asas ius soli ataupun ius sanguinis, sehingga dapat mengakibatkan adanya 2 kemungkinan yaitu Bipatride dan apatride

  • Apatride terjadi ketika adanya penduduk yang tidak memiliki status kewarganegaraan di negara yang ia tempati. Sebagai contoh, seseorang yang keturunan bangsa Ius Soli yang lahir dinegara dengan asas ius sanguinis. Maka orang itu tidak mendapatkan kewarganegaran dari negara yang menggunakan asas Ius Soli atau  Ius Sanguinis dan orang tersebut tidak memiliki kewarganegaraan manapun dan hal tersebut biasa di sebut dengan Apatride.
  • Bipatride adalah orang yang memiliki dua macam kewarganegraan secara bersamaan atau merangkap dua kewarganegaraan. Sebagai contoh anda yang berketurunan bangsa Ius Sanguinis lahir di negara Ius Soli. Maka dari itu anda di anggap mempunyai dua kewarganegaran yaitu sebagai warganegara dengan asas Ius Soli atau  Ius Sanguinis

Kewarganergaraan juga memliki kemiripan dengan kebangsaan, dimana yang membedakan ialah untuk ikut serta berperan dalam dunia politik. Jika kebangsaan anda merupakan bangsa asing, maka anda tidak bisa mengikuti/berperan dalam sebuah politik di negera yang anda tempati. Bahkan jika anda adalah warga asing yang tinggal di Indonesia, maka anda tidak bisa ikut serta dalam sebuah pemilihan umum.

Ciri-ciri Warga Negara

  • Memperoleh keaman dari negera tersebut.
  • Ikut aktif serta dalam pembangunan negera.
  • Ikut serta dalam pemilihan umum.
  • Sadar akan pajak.
  • Memiliki identitas yang jelas, sebagai alat sah diakuinya dalam negara.
Incoming search terms:
pengertian penduduk dan warga negarapenduduk dan warga negarawarga negara dan penduduk indonesiapengertian warga negara dan pendudukarti penduduk / pengertian pendidikulasan tentang warga negara dan pendudukpengertin bipatrideasaw kependudukan di indonesiaasas kewarganegaraan thailanarti dari penduduk negara
Pengertian Lengkap Penduduk dan Warga Negara | admin | 4.5