Pengertian, Tujuan, Fungsi, dan Jenis- Jenis Koperasi

Koperasi adalah sebuah badan usaha yang memiliki anggota dengan tugas dan tanggung jawabnya masing-masing. Adapun tugas tersebut disesuaikan dengan prinsip atau aturan koperasi berdasarkan UU nomor 25 dengan asas kekeluargaan. Koperasi menitik beratkan tujuan untuk kepentingan anggotanya. Selain itu, berikut adalah tujuan lain dari koperasi:

  1. Bagi produsen, koperasi dapat digunakan untuk menampung barang yang produsen jual dengan harga yang cukup tinggi,
  2. Bagi konsumen, pengadaan koperasi ditujukan untuk mendapatkan barang dengan harga yang lebih murah dibandingkan dengan harga di swalayan dan
  3. Bagi usaha kecil, koperasi dapat dimanfaatkan sebagai tempat untuk meminjam modal usaha dan melaksanakan kerjasama usaha.

Jenis-Jenis Koperasi

Koperasi dapat dibedakan menjadi beberapa jenis berdasarkan dasar tujuan dan bentuk koperasinya. Berikut adalah jenis-jenis koperasi tersebut:

  • Koperasi Konsumsi 

    Koperasi konsumsi adalah koperasi yang bertujuan untuk menyediakan kebutuhan barang untuk dikonsumsi anggotanya dengan harga yang murah dan kualitas yang baik. Adapun laba yang dihasilkan dari penjualan disebut dengan sisa hasil usaha (SHU) yang akan dibagikan kepada anggota di akhir tahun sesuai dengan perbandingan jumlah pembelian masing-masing anggota. Contoh koperasi konsumsi adalah KPRI.

  • Koperasi Produksi 

    Merupakan koperasi yang didirikan dengan tujuan untuk menghasilkan atau memproduksi barang untuk diolah, diurus, dan dijual bersama. Contoh koperasi jenis ini adalah koperasi produksi tahu tempe, dll.

  • Koperasi Simpan Pinjam 

    Merupakan koperasi yang didirikan untuk menyediakan uang yang akan digunakan dalam berbagai macam kepentingan, simpan dan pinjam misalnya. Koperasi ini juga sering disebut dengan istilah koperasi kredit. Di Indonesia, jenis koperasi ini paling banyak berkembang karena sistem tersebut cocok untuk digunakan di sini.

Prinsip dalam Koperasi

Koperasi memiliki beberapa prinsip yang dipakai sebagai aturan dasar dari pendirian koperasi di seluruh wilayah di Indonesia, diantaranya sebagai berikut:

  1. Menerapkan prinsip sukarela dan terbuka yang harus diterapkan pada anggota koperasi,
  2. Pengelolaan koperasi dilakukan dengan cara yang demokratis,
  3. Pembagian SHU dilakukan dengan adil berdasarkan besarnya usaha dan kontribusi masing-masing anggota koperasi,
  4. Untuk pemberian balas jasa hanya terbatas pada modal saja, dan
  5. Bersifat mandiri.

Fungsi Koperasi

Koperasi memiliki fungsi yang berperan di dalam sistem perekonomian Indonesia. Hal ini dikarenakan fungsi koperasi sebagai alat untuk mensejahterakan rakyat, alat demokrasi nasional, landasan arau pedoman dasar di dalam perekonomian nasional, serta untuk menguatkan perekonomian negara.

Koperasi memiliki bagian-bagian di dalamnya yang disebut dengan subsistem koperasi, diantaranya sebagai berikut:

  1. Anggota koperasi individu dapat bertindak sebagai pemilik dan konsumen akhir,
  2. Anggota koperasi yang juga berperan sebagai pengusaha individua tau kelompok dengan cara memanfaatkan fungsi koperasi sebagai pemasok atau supplier,
  3. Koperasi yang berperan sebagi sebuah badan usaha dan hanya terfokus tujuan untuk melayani anggotanya dan masyarakat.

Kelebihan dan Kekurangan Koperasi

Sebagai sebuah badan usaha, koperasi memiliki beberapa kelebihan dan kekurangan. Berikut adalah beberapa kelebihan dari koperasi:

  1. Koperasi mengutamakan tujuannya untuk mensejakterakan anggotanya, hal ini dibuktikan dengan adanya pembagian SHU kepada anggota,
  2. Karena mengutamakan kesejahteraan anggotanya, koperasi selalu mengutamakan pelayanan prima terhadap anggota,
  3. Keanggotaan koperasi bersifat sukarela dan saling terbuka,
  4. Setiap orang memiliki hak untuk menjadi anggota koperasi dengan cara membayar uang simpanan pokok dan wajib di koperasi,
  5. Besarnya jumlah simpanan pokok dan wajib ditentukan berdasarkan hasil mufakat bersama, (6) tidak adanya perbedaan di antara anggota koperasi dalam bentuk apapun,
  6. SHU yang diterima disesuaikan dengan peranan anggota kepada koperasi,
  7. Anggota memiliki tanggung jawab yang terbatas, dan
  8. Koperasi memiliki potensi untuk berkembang menjadi bisnis yang lebih besar di masa depan.

Baca Juga :

Selain memiliki kelebihan, koperasi juga memiliki beberapa kekurangan diantaranya sebagai berikut: (1) fakta di lapangan menyebutkan bahwa tingkat kesadaran anggota untuk meningkatkan kinerjanya di koperasi masih sangat rendah, (2) oleh karena itu, berdampak pada  sulitnya memilih pengurus koperasi yang dapat bekerja dengan professional, dan (3) daya saing koperasi lebih rendah dibandikan dengan jenis badan usaha lainnya yang memiliki tujuan untuk mencari laba.

Incoming search terms:
fungsi koperasi konsumenfungsi tujuan dan contoh koperasijenis jenis koperasi berdasarkan pengertiannya dan cara kerjanyakelebihan kekurangan dari jenis koperasipengertian dan fungsi koperasipengertian koperasi dan kekurangan beserta kelebihanxpengertian tujuan ciri ciri kekurangan dan kelebihan koperasisudahkah koperasi di Indonesia sesuai dengan tujuan
Pengertian, Tujuan, Fungsi, dan Jenis- Jenis Koperasi | admin | 4.5