Rangkuman Sejarah Kerajaan Mataram Kuno Singkat & Lengkap

Sejarah kerajaan Mataram Kuno memang cukup sulit untuk diprediksikan berawal dari abad keberapa. Namun jika kita melihat peninggalan peninggalannya tentu bisa kita lihat sebagai acuan untuk dipelajari. Pasalnya Sejarah merupakan hal yang cukup penting dalam kehidupan, yang mana tanpa sejarah tidak akan ada saat ini. Seperti pada kesempatan ini kami ingin berbagi informasi mengenai sejarah yang cukup lekat di bumi pertiwi ini.

Karena seperti yang kita ketahui bahwa konon pemerintahan di dalam negeri ini masih berupa kerajaan yang tersebar diseluruh penjuru tanah air ini. Dan salah satu nya adalah kerajaan Mataram Kuno yang terletak di Pulau Jawa. Yang lebih tepatnya adalah Jawa Tengah dimana memiliki letak agraris, dengan dikelilingi gunung gunung, dan juga sungai sungai yang menjadikan kawasan tersebut cukup subur.

Yang tentunya banyak sekali cerita yang patut kita ketahui untuk mengenal nenek moyang di negeri ini. Untuk itu, kami sudah siapkan rangkuman mengenai sejarah kerajaan Mataram kuno yang mungkin bisa anda manfaatkan. Dan langsung saja kita menuju pokok rangkumannya berikut.

Sejarah Kerajaan Mataram Kuno Lengkap

Seperti yang sudah kami singgung sebelumnya bahwa awal berdirinya kerajaan ini memang tidak bisa dipastikan. Namun jika mengacu pada sebuah prasasti Mantyasih yang diperkirakan dibuat dikisaran tahun 907 M menyebutkan bahwa raja pertama dari Mataram Kuno adalah Sanjaya. Dan Sanjaya pernah mengeluarkan Prasasti Cangal tentang sebuah kerajaan di tahun 732 M. Meski tidak disebutkan kerajaan yang dimaksud dalam Prasasti Cangal namun tentu ada korelasi nya.

Yang mana, Prasasti Cangal menyebutkan bahwa sebelum raja Sanjaya pun sudah ada raja raja yang menjadi pemerintahan di tanah Jawa. Dimana raja itu adalah Sanna (Bratasena) yang merupakan Raja dari kerajaan Galuh yang memisahkan diri dari kerajaan sunda. Hanya saja, kekuasaan raja Sanna digulingkan oleh Purbasora, yang kemudian melarikan diri dan meminta pertolongan ke kerajaan Sunda.

Dan Sanjaya selaku keponakan dari Sanna diangat menjadi menantu kerajaan Sunda, yang saat itu dikuasai oleh Tarusbawa. Seiringnya dengan waktu, Sanjaya pun naik tahta, dan berhasil menguasai kerajaan Galuh kembali. Dengan menguasai Kalinga, Galuh dan juga Sunda, akhirnya Sanjaya mendirikan kerajaan Mataram Kuno. Dan dengan alur cerita tersebut, bisa dipastikan bahwa Kerajaan Mataram Kuno sudah berdiri sejak abad ke 7 dengan Raja pertama dengan gelar Rakai Mataram Sang Ratu Sanjaya.

Namun tentunya pemerintahan selalu memiliki pasang surut, dimana Mataram Kuno pun akhirnya runtuh. Dan runtuhnya kerajaan Mataram Kuno ini dipicu karena ada perselisihan antara tanah Jawa dengan Sumatera. Hal tersebut dimulai oleh pengusiran Balaputeradewa oleh Rakai Pikatan yang seiringnya dengan waktu, Balaputeradewa menjadi raja Sriwijaya. Tentu saja, perselisihan ini terus berkembang dan bisa dibilang turun menurun.

Yang mengakibatkan peperangan sering terjadi, dimana hingga kepemimpinan Mpu Sindok yang kemudian turun ke Dharmawangsa selaku cicit dari Mpu Sindok pun masih berlangsung. Hanya sayang, Darmawangsa meninggal karena kelengahannya saat menikahkan putrinya. Dimana saat itu pula lah Sriwijaya menyerang melalui sekutu nya, Aji Wurawari dari Lwaram di kisaran tahun 1006-1016.

Sumber Sejarah Kerajaan Mataram Kuno

Tentu saja, hal diatas tidak bisa dipertanggunga jawabkan jika tidak mengarah ke sumber yang benar. Namun tentunya kami tidak akan memberikan ulasan ataupun rangkuman jika tidak mengacu pada sumber tertentu. Dan berikut, sumber yang tentu sajabisa dipercaya untuk semua hasil sejarah tersebut sebagai berikut:

  1. Prasasti Cangal – Seperti yang sudah kami singgung sebelumnya bahwa prasasti ini cukup membuktikan bahwa ada bukti tertulis sejarah Raja Sanjaya. Dan prasasti tersebutpun diprediksi dibuat dikisaran tahun 732 M yang menggunakan huruf Palawa dan bahasa Sansekerta. Dimana didalamnya tertulis mengenai pendirian Lingga (lambing Syiwa) di daerah Kunjarakunja oleh Sanjaya. Yang juga dituliskan bahwa Sanjaya merupakan pengganti dari Raja Sanna yang sudah disinggung sebelumnya.
  2. Prasasti Kalasan – Sedangkan prasasti ini memiliki kisaran usia yang lebih muda dimana diperkirakan dibuat dikisaran 778 M di Kalasan, Yogyakarta. Dengan huruf pranagari atau dikenal juga India Utara dan bahasa sansekerta, yang mana diceritakan didalamnya bahwa pembangunan banguna suci untuk Dewi Tara serta biara untuk pendeta pendeta oleh Raja Pangkaran. Dan hal ini merupakan permintaan dari Raja Syaelendra serta Raja Panangkaran yang merupaka hadiah khusus untuk para Sanggha (para umat Budha).
  3. Prasasti Mantyasih – Dan prasasti ini pun sudah disinggung sebelumnya dimana diprasasti tersebut tertulis dafatra raja raja Mataram Kuno. Dimana hal ini diperkirakan dibuat di tahun 907 M di daerah Mantyasih Kedu, Jawa Tengah.
  4. Prasasti Klurak – Prasasti yang dibuat pada kisaran tahun 782 M ini, menceritakan tentang pembuatan arca Manjusri olehSri Sanggramadananjaya yang digelarkan pada raja Indra.

Dan tentunya tidak hanya prasasti saja yang bisa menjadi bukti sejarah dari kerajaan Mataram Kuno tersebut. Masih banyak candi candi yang bisa dbilang merupakan peninggalan dari Mataram Kuno ini. Seperti Candi Plaosan, Kalasan, Kendulan, Mendut,  Morangan, Prambanan, Sojiwan Pawon dan yang paling fenomenal adalah Candi Borobudur.  Namun, tidak sedikit juga orang yang kurang mengetahui silsilah akan turun temurunnya raja yang sempat memerintah di kerajaan ini. Maka dari itu, kami ingin berbagi juga dengan anda diulasan berikut:

  1. Rakai Mataram Sang Ratu Sanjaya (Sanjaya) Pendiri Mataram Kuno
  2. Rakai Panangkaran, awal dikenalnya Wangsa Sailendra
  3. Rakai Panunggalan (Dharanindra)
  4. Rakai Warak (Samaragrawira)
  5. Rakai Garung (Samaratungga)
  6. Rakai Pikatan suami dari Pramodawardhani, awal bangkitnya Wangsa Sanjaya
  7. Rakai Kayuwangi (Dyah Lokapala)
  8. Rakai Watuhumalang
  9. Rakai Watukura Dyah Balitung
  10. Mpu Daksa
  11. Rakai Layang Dyah Tulodong
  12. Rakai Sumba Dyah Wawa
  13. Mpu Sindok, awal masa di Jawa Timur
  14. Sri Lokapala suami dari Sri Isanatunggawijaya
  15. Makuthawangsawardhana

Dharmawangsa Teguh, saat runtuhnya Mataram KunoSetelah mengetahui silsilah dari kerajaan Mataram Kuno ini ada beberapa hal yang perlu anda ketahui dimana ada 2 dinasti yang cukup berpengaruh dan berbeda alirannya. Mataram Kuno ini memiliki Dinasti Sanjaya yang memiliki pusat pemerintahan di Utara dengan agama Hindu. Sedangkan Dinasti lainnya adalah Dinasti Syailendra, dimana memiliki pusat pemerintahan di daerah selatan Dengan agama Budha.

Namun semuanya memiliki hasil budaya yang tidak bisa kitapungkiri hingga saat ini. Dimana dinasti Sanjaya melahirkan Candi Dieng, Gedong Songo dan yang lainnya. Dan hasil budaya Dinasti Syailendra tentu tidak lain dan bukan adalah Candi Borobudur, Mendut dan yang lainnya. Namun busa dipetik dari sini dimana saat itupun seringkali terjadi perebutan kekuasaan antar Dinasti.

Hanya disaat perkawinan Pikatan (Sanjaya) dan Pramodawardhani (Syailendra) yang notabene nya adalah hasil dari kasih maka terciptalah kedamaian. Yang menjadikan Hindu dan Budha di masa itu bisa hidup berdampingan dengan damai. Dan itulah, informasi yang bisa kami sadurkan untuk anda semuanya. Kami harap rangkuman sejarah kerajaan Makasar Kuno ini bisa bermanfaat dan membantu.

Incoming search terms:
rangkuman kerajaan mataram kunosejarah singkat kerajaan mataramrangkuman kerajaan mataramsejarah singkat kerajaan mataram kunoringkasan kerajaan mataram kunorangkuman sejarah kerajaan mataramperkembangan kerajaan mataram kuno secara singkatrangkuman singkat tentang kerajaan mataram kunoringkasan sejarah kerajaan mataramsejarah kerajaan mataram kuno
Rangkuman Sejarah Kerajaan Mataram Kuno Singkat & Lengkap | admin | 4.5