Kupas Tuntas Rahasia Dibalik Asal Usul Nyi Roro Kidul Dalam Islam

Di berbagai daerah di seluruh belahan dunia ini, mitologi mengenai mahluk halus yang menjaga sebuah daerah, bukan hal baru. Karena di berbagai inci di atas muka bumi ini ada. Nah, mitologi penjaga laut, sudah ada sejak zaman Yunani kuno.

Di Indonesia, ada mitologi penguasa laut selatan. Terkenal sekali, dan sangat disegani. Namanya Nyi atau Nyai Roro Kidul. Banyak versi mengenai siapa sebenarnya sosok ini. Dan banyak sekali cerita mengenainya. Sudah ada sejak ratusan tahun silam, diklaim sebagai penguasa tanah jawa. Mitologi Nyi Roro Kidul ini, sering diidentikkan dengan bencana yang ada. Maka dari itu, di pesisir selatan sering diadakan larung atau dalam bahasa lain sedekah laut.

Seiring dengan semua fakta yang ada, banyak orang yang percaya dan tidak. Bagi mereka yang menganut keyakinan samawi, tentu mitologi ini adalah sebuah penyimpangan dalam keyakinan. Bahkan secara logika pun jelas salah. Tetapi bagi mereka yang berkeyakinan non samawi, adanya Nyi Roro Kidul adalah sebuah fakta yang harus diyakini.

Kemudian apa dan siapa sih sebenarnya Nyai Roro Kidul dalam pandangan Islam? Menelusuri semua mitos tersebut, kami mendapatkan banyak versi. Tetapi sebelum kami ulas keberadaan Nyi Roro Kidul dalam pandangan Islam, kami akan hadirkan pandangan masayarakat soal keberadaan sosok fenomenal satu ini.

Asal-usul Legenda Nyi Roro Kidul

Di masyarakat, beredar kabar atau cerita mengenai Nyi Roro Kidul dalam 3 versi. Dan 2, tidak bisa dipertanggung jawabkan secara akurat. Makanya, kami sebut semuanya hanya dongeng saja. Namun begitu, kami ingin ulas sejenak apa saja sih? Mari kita simak ulasannya.

1. Nyi Roro Kidul adalah Dewi Nawang Wulan

Ingat kisah Joko Tarub yang menikahi bidadari? Iya, alkisah, seorang pemuda lajang mencuri selendang bidadari yang sedang mandi. Dan si bidadari akhirnya menjadi istrinya. Namun di beberapa daerah, cerita ini kemudian berkembang.

Ada yang mengatakan, bahwa Dewi Nawang Wulan kemudian bersedia menikah asal, Joko Tarub tidak pernah menyebutkan asal-usulnya. Namun Joko gagal, dan Dewi Nawang Wulan hilang. Ada juga yang menyebutkan akhirnya Dewi Nawang Wulan tahu kalau Joko yang mencuri selendangnya.

Tapi, inti ulasan ini adalah soal dikutuknya Nawang Wulan oleh kerajaan langit. Jadi, setelah tahu bahwa Joko Tarub yang mencuri selendanngnya, Nawang Wulang kembali ke langit, tapi ia ditolak karena sudah menikah dengan manusia.

Akhirnya, Dewi Nawang Wulan bersemedi dan memiliki pengikuti dari mahluk halus dalam jumlah banyak. Lalu, ia dikenal dengan nama Nyi Roro Kidul.

2. Nyi Roro Kidul adalah anak Ratu Bilqis

Konon kabarnya, Ratu Bilqis di Kerajaan Saba, setelah ditaklukkan oleh Nabi Sulaiman, menikah dengan Jin. Karena ia memang tidak suka dengan Nabi Sulaiman. Namun, kemudian Ratu Balqis malu, setelah melahirkan anak Jin. Sebab, anak tersebut tidak berujud.

Demi menutupi rasa malunya, Ratu Balqis membuang anaknya sampai ke negeri yang ia tidak kenal. Dan di kemudian hari negeri itu dikenal dengan nama Jawa. Di Jawa, Anak Ratau Balqis memiliki pengikut dari bangsa Jin.

Ia dikenal dengan nama Ratu Jin Aurora. Nah, lambat laun, ratusan tahun berlalu Ratu Aurora merasa terusik dengan kedatangan para manusia dari negeri Cina. Kemudian ia dan pengikutinya memiliih menyingkir ke lautan.

Di Jawa, orang menyebutnya dengan Roro, penyebutan Aurora secara cepat. Karena ia tinggal dan menguasai laut kidul, jadi ia dikenal dengan nama Nyi atau Nyai Roro Kidul. Kisah  ini di beberapa tempat juga ada, namun berganti nama. Misal julukan Nyai Blorong. Karena konon kabarnya, ia berwujud ular besar dengan kepala manusia yang sangat cantik. Dan sisiknya besar berwarna hijau.

Sosok ini kadang dilukiskan dengan pembawaannya yang tenang, meski tubuhnya ular. Tapi kadang juga dilukiskan dengan wujud wanita dengan baju hijau, sedang menaiki kereta emas.

Sehingga, di beberapa daerah, ada pantangan agar tidak memakai baju hijau jika berkunjung ke area pantai selatan. Tetapi, cerita ini juga diragukan kebenarannya. Meski bagi sebagian orang cerita ini dianggap nyata. Orang Jawa lebih tertarik dengan mitlogi, bahwa Nyai Ratu kidul adalah Dewi Nawang Wulan.

Asal-usul Nyai Ratu Kidul dalam Pandangan Islam

Islam memiliki keadilan dalam memandang persoalan ini. Karena, sebagaimana yang difirmankan Allah, bahwa Allah menciptakan Jin dan manusia. Allah berfirman dalam surat Adz-dzariyat ayat 57.

“Dan tidaklah Aku (Allah) ciptakan Jin dan Manusia kecuali untuk menyembah kepada-KU”

Bagi muslim, Nyai Ratu kidul adalah mahluk Allah dari kalangan Jin. Sehingga, meyakini adanya Jin adalah salah satu dari bagian inti dari keimanan pada Allah. Untuk itu, baik Nyai Ratu kidul, Jin Ifrit dan Jin wudel bodong juga harus diyakini dengan baik bahwa ia memang ada.

Bahkan, Jin juga bermasyakat dan memiliki peradaban. Jin juga ada yang baik, jahat, dan jin juga memiliki keluarga. Jin yang baik, akan menyembah kepada Allah dan tidak mengganggu manusia. Namun jin jahat justru suka menggoda manusia.

Hal ini menunjukkan bahwa ruh gentayangan tidak ada. Karena masyarakat kadung menganggap orang yang matinya tidak sempurna, maka dia akan gentayangan. Namun anggapan itu salah. Karena nabi telah bersabda:

Rasullah SAW mengabarkan bahwa setelah roh keluar dari tubuh manusia (mati), roh itu diantar oleh malaikat menuju penciptanya (Allah). Setelah itu dikembalikan kealam kubur. Di alam kubur roh mendapat pemeriksaan oleh malaikat Munkar dan Nakir. Melalui pemeriksaan itulah roh ditempatkan pada tempat yang layak baginya, “Kemudian dibukakanlah untuknya pintu ke arah surga. Lalu kepadanya dikatakan; Inilah tempat tinggalmu dan itu pulalah yang diserakan oleh Allah untukmu yaitu segala sesuatu yang ada di dalamnya. Mayit itu merasakan kenikmatan yang besar dan umat berbahagia. Kemudian dikeluarkanlah kuburnya itu sampai 70 hasta dan diberi penerangan di dalamnya. Tubuhnya dikembalikan sebagai mana permulaan dahulu. Rohnya diletakkan di dalam kelompok roh yang suci yaitu dalam tubuh seekor burung yang bertengger di salah satu pohon surga,” (H.R Ahmad).

Dalam alqur’an dikatakan

“Ya Tuhanku, kembalikanlah aku (ke dunia), agar aku berbuat amal yang saleh terhadap yang telah aku tinggalkan. Sekali-kali tidak.” (Al Mu’minun: 99-100)

Dengan penjelasan hadis dan ayat suci di atas, jelaslah bahwa keberadaan Nyai Roro Kidul sama dengan keberadaan manusia pada umumnya, yakni, sama –sama ciptaan Allah. Dan tidak perlu diperdebatkan.

Hanya saja, ketinggian akal dan pikiran manusia, seharusnya membawa dalam logika yang bersih dan gamblang. Dan hanya meminta keselamatan serta rejeki hanya pada Tuhan yang menciptakan alam semesta dan isinya, bukan kepada Nyai Roro Kidul yang merupakan mahluk ciptaan Tuhan.

Incoming search terms:
gambar tentang islamasal nyai roro kidulasal usul nyi roro kidul asli atau palsu keberadaanyabidadari nawang wulan dalam islamcerita mendapatkan sesuatu dari nyi roro kidulcerita nyai roro kidul dengan seorang pemudaKisah nyi roro kidul dalam islamnyi roro kidul adalah bidadari nawalanguwajah ratu balqis
Kupas Tuntas Rahasia Dibalik Asal Usul Nyi Roro Kidul Dalam Islam | admin | 4.5